image Berapa Lama Proses Pencernaan di dalam Tubuh? Tips Agar Pencernaan Lebih Baik

Pencernaan adalah proses dimana tubuh memecah makanan menjadi partikel-partikel yang lebih kecil agar dapat diserap oleh tubuh dan diedarkan melalui darah.  Proses pencernaan yang sempurna berlangsung selama 24 sampai 72 jam tergantung beberapa faktor salah satunya adalah jenis makanan yang dimakan.

Makanan yang kaya akan protein dan lemak seperti daging dan ikan lebih lama dicerna oleh tubuh ketimbang makanan tinggi serat. Sedangkan makanan yang kaya akan karbohidrat dan gula-gula sederhana paling cepat diserap diantara semua jenis makanan.

Selain jenis makanan, adapula faktor lain yang memengaruhi lamanya penyerapan zat-zat gizi didalam tubuh yaitu jenis kelamin dan ada tidaknya masalah pencernaan.

Rata-rata, makanan melewati 6 sampai 8 jam dari perut dan usus halus menuju usus besar. Waktu transit di usus besar sendiri berbeda antara wanita dan pria dimana wanita memiliki 14 jam waktu transit lebih lama dibanding pria.

Masalah pencernaan seperti Crohn’s disease, diverticulitis dan irritable bowel syndrome dapat memperlambat proses pencernaan.

Setelah sampai di usus besar, makanan masih diproses lagi hingga pada akhirnya sisa-sisa pencernaan dibuang melalui usus besar.

Ilustrasi Proses Pencernaan

Ada 3 tahapan proses pencernaan yaitu oral stage, gastric stage dan intestinal stage. Oral stage adalah tahap pencernaan yang berlangsung di mulut dimana proses menguyah membantu pemecahan molekul-molekul makanan. Tahap kedua adalah gastric stage yang berlangsung didalam perut. Enzim pepsin akan memecah protein dan asam lambung akan melawan bakteri yang ada didalam makanan. Tahap yang terakhir adalah intestinal stage. Zat-zat gizi dan air dari makanan akan diserap melalui dinding-dinding usus halus lalu dibawa oleh aliran darah ke organ-organ yang membutuhkan.

Untuk membantu proses pencernaan didalam tubuh menjadi lancar, ada beberapa tips yang bisa dilakukan:

  1. Makan makanan bergizi seimbang 

Makanan yang kaya akan serat termasuk sayur, buah, serealia utuh dan kacang-kacangan membantu makanan masuk kedalam sistem pencernaan lebih lama. Jenis makanan ini mencegah sembelit, mebantu kinerja bakteri baik dan juga membantu menurunkan berat badan.

Daging khususnya daging merah lebih sulit dicerna jadi harus dimakan dengan frekuensi yang tidak terlalu sering.

Makanan cepat saji yang kaya akan lemak sulit dicerna oleh tubuh. Fast food juga tinggi karbohidrat yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan bakteri didalam usus.

2. Asupan cairan yang cukup

Minum cukup air dan cairan lainnya seperti jus buah/sayur dapat mencegah sembelit dan memperlancar makanan masuk dalam organ-organ pencernaan.

3. Asupan probiotik

Probiotik adalah jenis bakteri baik yang membantu keseimbangan bakteri dalam tubuh dengan cara mengurangi pertumbuhan bakteri jahat di usus. Makanan yang banyak mengandung probiotik adalah yogurt, susu asam, kefir, dan makanan khas korea yaitu kimchi.

4. Aktivitas Fisik

Melakukan aktivitas fisik dan olah raga rutin akan memperlancar proses pencernaan. Anjuran olah raga adalah minimal 3×30 menit dalam seminggu. Jalan santai setelah makan dapat mengurangi kembung, gas dan sembelit.

5. Kelola stress

Stress pikiran dapat memperlambat proses pencernaan dan menyebabkan gejala seperti heartburn, kram dan kembung. Untuk mengurangi stress, lakukan meditasi, yoga dan olah raga. Tidur dan istirahat yang cukup dapat membantu memperlancar proses pencernaan.

 

Referensi:

Leonard, J. 2017. How long does digestion take? Tips for better digestion. Medical News Today

Advertisements