image Kopi dan Kanker Prostat. Apa Hubungannya?

Riset terbaru membawa sebuah kabar gembira bagi kaum pria. Mereka yang meminum Italian-style coffee lebih dari 3 gelas per hari dapat menurunkan resiko terkena kanker prostate hingga 50%.

Lalu, bagaimana coffee bisa memiliki efek positif terhadap kanker? Simak ulasan berikut untuk penjelasan yang lebih detail!

 

Riset diatas dilakukan terhadap 6.989 pria berkebangsaan Italia yang berusia 50 tahun ketasa selama kurang lebih 4 tahun masa penelitian. Participants dimohon untuk melaporkan asupan kopi mereka perhari menggunakan Food Frequency Questionnaire. Dua sel line kanker prostat, PC-3 dan DU145 selanjutnya diuji seiring dengan meningkatnya konsentrasi caffeine.

Bagi masyarakat Italia, memulai hari dengan secangkir cappuccino, lalu segelas atau dua gelas caffee macciato saat makan siang dan espresso sebagai pelengkap disore hari adalah hal yang wajar. Oleh karena itulah para peneliti dari Molecular and Nutritional di I.R.C.C.S Neuromed Italy ingin mengetahui pengaruh konsumsi kopi terhadap kankaer prostate.

792-30x40_italian-style-01.jpg
Italian Style Coffee

 

Kanker prostat berawal ketika sel-sel dalam kelenjar prostat (salah satunya berperan dalam pembentukan cairan dalam air mani) mengalami pertumbuhan yang tidak terkontrol. Pertumbuhan ini selanjutnya mengalami perluasan dan menjadi sel-sel kanker. Hingga saat ini, penyebab kanker prostat tidak dapat diketahui secara pasti namun dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor tersebut meliputi perubahan DNA sel prostat, usia, ras, family history, asupan makanan, status gizi (terutama obesitas), rokok dan paparan zat kimiawi.

 

Results:

Selama masa penelitian ditemukan 100 kasus baru terjadinya kanker prostat.

Peneliti menemukan bahwa pria yang mengonsumsi setidaknya 3 cangkir kopi ala italia per hari mengalami 53% penurunan resiko terjadinya kanker prostat, jika dibandingkan dengan pria yang mengonsumsi kurang dari 3 cangkir kopi per hari.

Untuk mengetahui efek anti-kanker dari kopi tersebut tim peneliti menguji ekstrak kopi berkafein dan yang sudah dihilangkan kafeinnya terhadap sel-sel kanker prostat.

caffe-macchiato
caffee macciato

Mereka menemukan bahwa kopi yang masih mengandung kafein dapat menurunkan kemampuan sel-sel kanker berproliferasi (pertambahan jumlah sel-sel kanker) dan menurunkan penyebaran sel-sel tersebut.  Pengaruh ini hampir tidak ditemukan pada kopi yang sudah dihilangkan kafeinnya sehingga peneliti menyimpulkan bahwa hubungan positif antara kopi dan kanker prostat terjadi karena kehadiran kafein daripada senyawa lainnya yang terdapat pada kopi. 

 

Sayangnya, hasil penelitian ini belum dapat digeneralisasikan untuk semua populasi karena hanya dilakukan terhadap etnis masyarakat Italia. Selain itu, pembuatan kopi disetiap negara berbeda-beda sehingga konsentrasi kafein yang tepat untuk berdampak baik pada sel kanker belum diketahui secara pasti. Di Italia, pembuatan kopi umumnya menggunakan tekanan tinggi, suhu air yang sangat panas dan tanpa penyaring. 

Tim peneliti juga tidak menyebutkan batasan maksimal konsumsi kopi yang mungkin juga bisa berdampak negatif terhadap kanker prostat.

Namun terlepas dari semua limitation sebuah penelitian, tampaknya sangat menarik ya jika minuman favorit kita ternyata dapat mencegah kanker!

 

Reference:

American Cancer Society. Available at: https://www.cancer.org/cancer/prostate-cancer

Pounis, G., et al. 2017. Reduction by Coffee Consumption of Prostate Cancer Risk: Evidence from the Moli-sani Cohort and Cellular Models. International Journal of Cancer. DOI 10.1002/ijc.30720

Advertisements