image Mengubah Kebiasaan ini dapat Mencegah Obesitas

Obesitas atau kegemukan pada dasarnya disebabkan karena 2 faktor: asupan makanan yang berlebih dan pengeluaran energy yang kurang. Sudah tidak awan lagi bahwa melakukan olah raga dapat menjaga berat badan dan menurunkannya dengan sangat efisien. Namun adapula kebiasaan lain yang jika di ubah dapat membantu Anda agar terhindar atau bahkan melawan obesitas.

Riset terbaru menyebutkan bahwa tidak menonton televisi (TV) saat menyantap makanan dapat menurunkan resiko terkena obseitas. Penelitian ini dilakukan oleh Rachel Tumin dan Sarah Anderson dari Ohio State’s College of Public Health. Responden dalam riset tersebut berjumlah 13,000 orang. Mereka melaporkan berat dan tinggi badan melalui survey telepon.

Hasil Penelitian

1/3 dari responden diklasifikasikan obese dan sekitar 1/3 responden juga melakukan kebiasaan menonton TV atau video saat makan. Sedangkan 36% responden lainnya mengatakan tidak pernah menonton TV atau video saat menyantap makanan bersama keluarga.

Studi ini tidak menemukan hubungan antara frekuensi makan bersama keluarga dan makan masakan rumahan terhadap resiko obesitas. Akan tetapi, responden yang tidak pernah menonton TV atau video saat makan, 37% lebih kecil kemungkinannya mengalami obesitas jika dibandingkan dengan mereka yang selalu setia didepan TV sambil menyantap makanan.

Hubungan antara peningkatan resiko obesitas karena kebiasaan mmenonton TV atau video saat makan bisa disebabkan karena beberapa hal, salah satunya karena jumlah asupan makanan yang tidak terkontrol. Apabila kita asyik menyaksikan TV sambil makan, kita tidak akan mengetahui sudah berapa banyak nasi yang diambil. Apalagi jika menonton TV atau movie sambil ngemil snack ya? Pasti tidak terasa berapa bungkus yang sudah habis!

Reference

Tumin, R and Anderson, S. E. 2017. Television, Home-Cooked Meals, and Family Meals Frequency: Associations with Adult Obesity. Journal of the Academy of Nutrition.

 

Advertisements