image Dibalik Popularitas Cold Pressed Juice

Belakangan ini kita sering kali melihat iklan dan endorsement di sosial media tentang cold pressed juice. Sebenarnya, apakah cold pressed juice itu? Dan apa bedanya dengan jus biasa? Simak ulasan berikut ini tentang perbedaan standard juice dan cold pressed juice!

Seiring berkembangnya teknologi, alat dan metode yang digunakan untuk membuat jus sangatlah beragam, diantaranya blender, juice extractor dan cold pressed juicer. Mesin pembuat jus ini kemudian menghasilkan jus yang berbeda-beda.

  1. Blender

Membuat jus dengan blender merupakan cara yang paling umum digunakan. Buah-buahan harus dicampur terlebih dahulu dengan air untuk dapat membuat jus. Hal ini membuat sari buah lebih encer karena lebih banyak cairan tambahan. Produk hasil blender disebut sebagai standard juice.

 

  1. Centrifugal Juice Extractor

Cara kerja mesin ini menggunakan pisau metal yang berputar sangat kencang dan terdapat sebuah penyaring untuk memisahkan sari buah dengan ampasnya. Centrifugal juice extractor memiliki kelebihan dibandingkan dengan blender karena dapat menghasilkan sari buah alami yang pekat. Namun, putaran mesin yang sangat cepat dapat menghasilkan panas yang mungkin akan merusak beberapa enzim yang terdapat dalam buah dan sayur. Panas mesin juga akan mengoksidasi beberapa zat gizi.

centrifugal juice extractor
Centrifugal Juice Extractor
  1. Cold Pressed Juicer/Masticating Juicer

Mesin cold pressed juice bekerja dengan cara menghancurkan dan menekan buah dan sayur sehingga sari buah yang keluar akan maksimal. Mesin ini juga tidak memproduksi panas sehingga mengurangi tingkat kerusakan enzim dan zat gizi pada bahan yang akan dijus. Oleh karena itulah disebut cold pressed juice.

cold-pressed-juicer

Apakah Cold Pressed Juice merupakan yang terbaik?

Transfer Panas

Jika melihat transfer panas yang dihasilkan dari mesin juicer, panas tersebut tidaklah begitu besar. Vitamin C, misalnya, akan kehilangan sekitar 25% saat proses blansing (60-75oC). Mesin pemecah dan pemutar tidak akan mencapai suhu tersebut.

Bioavailabilitas

Analisis persentase kehilangan vitamin dan mineral sangatlah kompleks. Cold pressed juice secara bahasa marketing memilki kualitas gizi yang superior dalam hal kandungan vitamin dan mineralnya. Namun konsumen seringkali lupa bahwa kandungan vitamin dan mineral yang lebih besar terdapat dalam sel-sel ampas buah dan sayur yang terbuang. Bioavilabilitas vitamin dan mineral tidak hanya dipengaruhi pra-konsumsi namun juga saat makanan/minuman tersebut masuk kedalam tubuh, saat ia berinteraksi dengan berbagai komponen pencernaan dalam tubuh.

Ampas yang terbuang dalam cold pressed juice juga menjadi hal yang sangat disayangkan karena kandungan serat terbesar berada di ampasnya. Selain itu komponen phytonutrient juga akan terbuang bersama ampas.

Jadi, alangkah lebih baik mengonsumsi jus dengan ampasnya untuk mendapatkan 100% kandungan yang terdapat dalam buah dan sayur. Akan tetapi tidak salah pula jika ingin mengonsumsi cold pressed juice karena yang paling salah adalah tidak mengonsumsi buah dan sayur sama sekali!

Advertisements