image Batu Ginjal: Jenis, Penyebab dan Cara Pencegahannya

Bagaimana Makanan dapat Meningkatkan Resiko terkena Batu Ginjal?

Batu ginjal dapat terbentuk ketika konsentrasi suatu zat atau material di dalam urin seperti kalsium, oksalat dan posfor sangat tinggi. Tubuh manusia menggunakan makanan untuk energi dan perbaikan sel-sel. Setelah tubuh menggunakannya sesuai yang diperlukan, produk buangan akan dibawa ke ginjal dan dikeluarkan melalui urin/air seni.

Makanan termasuk dalam salah satu faktor yang dapat meningkatkan resiko atau bahkan menghambat terjadinya penyakit batu ginjal. Beberapa jenis makanan dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal pada orang yang rentan terkena penyakit tersebut namun ilmuan lainnya tidak percaya bahwa mengonsumsi makanan tertentu menyebabkan batu ginjal pada orang yang sehat. Faktor lainnya yang menyebabkan pembentukan batu gunjal adalah genetik, lingkungan, berat badan dan asupan cairan.

Jenis-jenis Batu Ginjal

1. Calcium stones

Merupakan jenis batu ginjal yang sering terjadi (kalsium oksalat dan kalsium posfat). Pembentukan batu kalsium oksalat mungkin disebabkan karena ekskresi kalsium dan oksalat yang tinggi. Sementara itu, batu kalsium posfat disebabkan karena gabungan ekskresi kalsium dan urin yang bersifat basa.

2. Uric Acid stones

Batu asam urat terbentuk ketika air seni sangat asam. Makanan yang banyak mengandung purin, senyawa kimia yang ditemukan pada sumber protein hewani seperti daging dan ikan, mungkin dapat meningkatkan asam urat di urin. Ketika asam urat menjadi sangat terkonsentrasi di urin, akan terbentuk batu dengan sendirinya atau dengan adanya konsentrasi kalsium.

3. Struvite Stones

Batu struvit dihasilkan dari infeksi ginjal.

4. Cystine Stones

Batu cystine dihasilkan dari kelainan genetis yang menyebabkan kebocoran cystine melalui ginjal dan menuju urin, membentuk kristal yang selajutnya terakumulasi menjadi batu.

types-of-kidney-stones-health-claps-what-is-kidney-stone-in-kidney-different-types-of

Pentingnya mengetahui Jenis Batu ginjal yang diderita Seseorang

Langkah wal untuk mencegah terjadinya batu ginjal adalah dengan memahami penyebabnya. Caranya dengan analisis laboratorium, darah dan urin untuk mendeteksi adanya zat penyebab batu ginjal. Informasi ini selanjutnya memudahkan dokter dan ahli gizi untuk merekomendasikan makanan apa yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi. Misalnya, membatasi asupan makanan yang banyak mengandung oksalat dapat mencegah pembentukan batu kalsium oksalat tapi tidak dengan batu asam urat. Beberapa rekomendasi makanan dapat diaplikasikan untuk lebih dari satu jenis batu ginjal. Pencegahan yang paling baik adalah dengan asupan cairan yang cukup sehingga urin dapat membuang zat pembentuk batu ginjal.

Pola Makan yang dapat Mencegah Pembentukan Batu Ginjal

Pertama, minum air yang cukup yaitu 2-3 liter/hari merupakan cara terbaik untuk mencegah semua jenis penyakit batu ginjal. Anjuran minum seseorang bisa melebihi anjuran normal sesuai dengan aktivitasnya. Bahkan pasien batu ginjal tipe cystine harus minum air lebih banyak. Sari jeruk juga dapat mencegah pembentukan batu ginjal karena sitrat yang terkandung didalamnya dapat menghambat kristalisasi. Namun, air putih tetap lah yang terbaik.

Berikut ini anjuran yang direkomendasikan berdasarkan tipe atau jenis batu ginjal:

Calcium Oxalate Stones

Mengurangi sodium (rekomendasi asupan garam tidak lebih dari 1 sendok teh) dan mengurangi asupan protein hewani. Selain itu, pasien harus meningkatkan asupan kalsium dari makanan atau bila perlu dengan suplemen. Makanan yang banyak mengandung oksalat seperti bayam, rhubarb, kacang-kacangan dan wheat bran (kulit biji gandum) harus dihindari.

Calcium Phosphate Stones

Mengurangi sodium, protein hewani dan meningkatkan asupan kalsium.

Uric Acid Stones

  • Mengurangi asupan protein hewani

Mengapa Sumber Protein Hewani dapat Menyebabkan Pembentukan Batu Ginjal?

Daging-dagingan, ikan atau telur mengandung asam amino purin yang kemudian di pecah menjadi asam urat di urin. Makanan yang paling banyak mengandung purin yaitu jeroan. Pasien penderita batu ginjal jenis asam urat tidak anjurkan mengonsumsi lebih dari 28 g protein hewani perharinya.

Sumber protein hewani juga dapat menyebabkan pembentukan batu kalsium dengan cara meningkatkan pembuangan kalsium dan menurunkan pengeluaran sitrat melalui urin. Sitrat mencegah pembentukan batu ginjal namun asam di protein hewani dapat menurunkan sitrat.

Bagaimana Kalsium Menyebabkan Pembentukan Batu Ginjal?

Kalsium dari makanan tidak menyebabkan pembentukan batu kalsium oksalat. Kalsium di sistem pencernaan terikat dengan oksalat dari makanan yang kemudian masuk ke sistem aliran darah dan sistem urin dimana dapat membentuk batu. Pasien batu ginjal tipe calsium oxalate stone harus meningkatkan asupan kalsium sebanyak 800 mg perhari.

Reference

National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. 2013. Diet for Kidney Stone Prevention. Available at https://www.niddk.nih.gov

Courtesy image: Cephalicvein

Advertisements